Jumat, 04 September 2015

Kesehatan : Uban di usia muda, apa sebabnya ?

Secara umum rambut putih alias uban identik karena usia seseorang. Tapi faktanya ternyata uban tak selalu berkaitan dengan usia, karena tentu kita tidak jarang akan bertemu dengan seorang yang usianya masih tergolong muda untuk seorang yang pantas memiliki uban. Atau mungkin hal ini juga anda alami sendiri. Secara medis, uban sebetulnya tidak mengganggu kesehatan tubuh. Namun, hanya akan menganggu penampilan.


Penyebab Uban di Usia Muda

Meski gen tertentu yang membawa sifat dari uban prematur belum ditemukan, tapi alasan genetik sudah sangat umum dan turun-temurun terjadi. Uban yang muncul di usia mudah lebih banyak karena faktor genetik atau keturunan. Uban terjadi karena pigmen rambut sudah tidak ada lagi. Padahal, pigmen inilah yang menentukan warna rambut. Pada orang Asia, secara umum memiliki pigmen rambut yang disebut dengan eomelanin. Karena pigmen eomelanin berwarna gelap, maka tak hanya kulit, tapi rambut pun ikut berwarna gelap. Selain itu ada sebagian orang yang tubuhnya memang tidak bisa memperoduksi pigmen. Misalnya pada kasus albinism (albio) dan vitiligo. Sehingga rambutnya pun tak bisa berwarna hitam.

Kekurangan gizi juga bisa menyebabkan berkurangnya kadar pigmen. Sehingga rambut pun akan semakin pirang dan kemudian beruban. Selain itu juga seseorang yang menderita penyakit imunologi anemia pernisiosa, yakni jenis kekurangan darah juga bisa menyebabkan rambut beruban. Vitamin B12 bertanggung jawab untuk menghasilkan jumlah sel darah merah yang sehat di sumsum tulang. Anemia pernisiosa ditandai dengan gejala seperti kelelahan, kurang nafsu makan, penurunan berat badan, sakit kuning dan sakit kepala.

Stres juga dianggap sebagai penyebab uban prematur. Stres, banyak beban pikiran dan kecemasan juga dapat sebabkan penuaan dini. Selain itu, vitiligo adalah kondisi sistem autoimun yang merusak melanosit, sel-sel yang menghasilkan pigmen yang bertanggung jawab untuk warna rambut. Menurut sebuah studi tahun 1996 yang diterbitkan dalam British Medical Journal, orang yang merokok empat kali lebih mungkin mengalami uban prematur ketimbang orang non-perokok.

Dalam beberapa kasus, penggunaan obat bisa menjadi penyebab untuk uban prematur. Penyebab pasti di balik fenomena ini tetap tidak diketahui, tetapi hubungan terlihat jelas antara uban prematur dan obat-obatan tertentu, seperti lithium. Terakhir adalah pemakaian zat kimia, misalnya cat rambut atau pemakaian jenis sampo yang banyak mengandung sulfur yang tinggi.

Pencegahan

Sebaiknya jangan gunakan cat rambut terlalu sering. Apalagi jika kulit kepala  tergolong sensitif, sebab kondisi ini dapat memicu dermatitis kontak atau eksim pada kulit kepala. Gunakan sampo yang tidak terlalu alkalis (terlalu berbusa), sehingga malah membuat rambut jadi terlalu kering. Lebih bagus lagi jika menggunakan kondisioner rambut secara terpisah.

Pertumbuhan rambut terjadi secara bertahap. Akar rambut berisi struktur seperti tas kecil yang disebut folikel rambut. Folikel rambut ini mengandung melanosit yang menghasilkan pigmen yang disebut melanin, yang bertanggung jawab untuk warna rambut. Ada beberapa helai rambut yang tidak tumbuh dan masih dalam tahap istirahat. Seiring dengan berjalannya waktu, rambut tersebut menjadi tua dan mulai berubah warna dari hitam menjadi abu-abu dan putih.

Proses ini umum terjadi pada usia 50-an tahun. Berlawanan dengan kepercayaan populer bahwa rambut uban identik dengan usia tua, dalam beberapa kasus helai uban juga terlihat pada anak-anak yang berumur 10 tahun. dan juga terjadi pada remaja.
Banyak orang muda yang mengeluh ketika melihat uban di kepalanya. Uban prematur ini dalam terminologi medis disebut canities. Meskipun wajar memiliki beberapa helai rambut putih atau uban, dapat hal ini mulai menjengkelkan apabila uban memenuhi hampir separuh rambut di kepala.

Untuk menghindari rambut beruban di usia dini, cobalah solusi alami berikut yang efektif dan ucapkan selamat tinggal pada uban:
1. Pola makan
Masukkan makanan yang kaya akan mineral seperti zat besi, natrium dan vitamin B dalam menu harian Anda. Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran juga bermanfaat, seperti yang kaya antioksidan, sehingga dapat membantu memerangi radikal bebas yang menyebabkan uban prematur.

2. Pijat rambut
Pijat rambut dengan minyak kelapa akan menjaga rambut panjang, hitam dan kuat. Anda juga dapat merebus daun kari dalam minyak kelapa dan memakainya untuk rambut. Memakai minyak dan campuran bubuk gooseberry kering adalah pengobatan yang efektif untuk uban.

3. Menggunakan pewarna rambut henna
Henna adalah pewarna rambut alami untuk rambut beruban karena membantu dalam menutupi uban dan mengembalikan warna rambut menjadi coklat gelap. Ini juga dapat menjadi solusi alami untuk uban.

Mencabuti Uban / Rambut Putih Apa Efeknya?

Bagi Anda yang punya kebiasaan mencabut uban, sepertinya harus menyadari kebiasaan itu tidak hanya membahayakan kulit kepala Anda tapi juga saraf kepala. Mencabut uban bisa mengakibatkan terganggunya sel-sel saraf kulit kepala. Seperti diungkapkan Dermatologi, dr Fermanina Santoso, di bawah lapisan kulit kepala terdapat banyak sel yang bisa terganggu jika rambut dicabut. Nah jika Anda terlalu sering mencabutnya, tidak menutup kemungkinan pertumbuhan rambut akan terhambat.

Kebiasaan mencabut uban akan mengganggu saraf, sehingga sinyal saraf untuk memproduksi warna rambut akan terganggu. “Pertumbuhan dan warna rambut akan terganggu karena mencabut uban.

Pertumbuhan rambut terbagi dalam tiga tahap, yaitu tahap pertumbuhan atau anagen yang membutuhkan sekitar 2 – 6 tahun. Tahap kedua ada kotagen yang pertumbuhannya selama 3-6 minggu, dan yang ketiga ada tahap telogen, yaitu masa ketika rambut telah tumbuh dan terus memanjang dan akhirnya rontok. Setelah melewati tiga tahapan itu, rambut memulai kembali fase pertumbuhannya, dan terus berulang.

Tidak hanya menggangu pertumbuhan rambut saja, pengaruh mencabut rambut putih juga bisa jadi penyebab terjadinya sakit kepala. “Mencabut uban juga bisa mengakibatkan sering pusing. Selain itu, rambut juga tidak bisa tumbuh karena folikel rusak,”imbuhnya.
Uban sama seperti rambut hitam biasa yang akan mengalami proses kerontokan. Jadi bila didiamkan akan rontok dengan sendirinya karena itu adalah proses alami, dan untuk itu Fermanina menyarankan agar tidak mencabut rambut atau uban dengan paksa demi kesehatan kulit kepala dan rambut.



Dari berbagai sumber

3 komentar:

Unknown mengatakan...

dok saya ubanan saat usia 6-7tahunan sampe skarang ubanan usia 16 tahun padal udh pake obat rambut SBY yang buah mengkudu ko ga efektif ya??? mohon bantuan nya dok...

Cepat atasi uban mengatakan...

Makasi atas infonya ya kak...

aldo 2211 mengatakan...

Saya ubanan dri kelas6 sd dlu rambut saya halus dan lurus tp skrng jd ikal dan hampir 50% uban skrng umur sy 17 thun mohon bantuannya dok